A.J. Bernet Kempers

adalah ahli purbakala Belanda yang memimpin Kantor Urusan Barang-Barang Purbakala pada tahun 1947. Pada tahun 1951 – 1953, memimpin Dinas Purbakala; selanjutnya pada tahun 1976 menulis buku berjudul Ageless Borobudur. Dalam buku tersebut, A.J. Bernet Kempers memperkirakan pembangunan Candi Borobudur pada abad ke-VIII yang didasarkan pada tulisan-tulisan pendek yang terdapat relief Karmawibhangga.

Açwagosa

adalah pengarang kitab Buddhacarita dan Lalitavistara. Cerita Lalitavistara merupakan salah satu cerita yang terpahatkan pada dinding relief Candi Borobudur.

Cornelius

adalah orang yang mendapat perintah dari Sir Thomas Stamford Raffles Gubernur Jenderal Inggris di Indonesia, untuk membersihkan candi Borobudur pada tahun 1814. Cornelius yang mendapat tugas membersihkan candi Borobudur mengerahkan tidak kurang dari 200 orang penduduk selama hampir 2 bulan untuk menebangi pohon-pohon dan semak-semak. Runtuhan-runtuhan batu yang memenuhi lorong-lorong disingkirkan dan ditimbun di sekitar candi, sedangkan […]

Daoed Joesoef

adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia tahun 1978 – 1983 dalam Kabinet Pembangunan III. Lahir di Medan, Sumatera Utara, 8 Agustus 1926. Ia dilahirkan dari pasangan Moehammad Joesoef dan Siti Jasiah asal Jeron Beteng, Yogyakarta. Dia menikah dengan Sri Sulastri dan dikaruniai anak Sri Sulaksmi Damayanti. Daoed memperoleh gelar sarjana ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas […]

Gunadharma

Adalah nama tokoh yang dipercaya oleh masyarakat sebagai arsitek pembangunan Candi Borobudur, yang kemudian nama tersebut diabadikan sebagai nama sebuah taman / lapangan Gunadharma dan juga dikaitkan dengan keberadaan Bukit Menoreh di selatan candi. Sebagian masyarakat di sekitar Candi Borobudur mempercayai Bukit Menorah merupakan perwujudan sang tokoh Gunadharma yang sedang tidur setelah lelah membangun candi.

Ismijono

Adalah tokoh yang terlibat dalam kegiatan pemugaran Candi Borobudur tahun 1973-1983. Lahir di Magelang pada tanggal 28 Maret tahun 1951. Setelah mendapat mendapat pendidikan dan pelatihan selama tiga tahun di bidang Tekno Arkeologi di Borobudur pada tahun 1971-1974. Pada tahun 1975 – 1983 diangkat menjadi Kepala Sektor Teknologi Proyek Pemugaran Candi Borobudur.

John Miksic

Adalah guru besar arkeologi di National University Singapore yang banyak menulis tentang Candi Borobudur. Salah satu karya John Miksic yang terkenal berjudul Golden Tales of the Buddha. Dalam bukunya tersebut banyak membahas tentang Candi Borobudur.

Kasijan Chephas

adalah fotografer pertama asli orang Jawa yang mendokumentasikan relief Karmawibhangga yang terdiri dari 160 panil relief setelah ditemukan oleh Ijzerman pada tahun 1885. Foto Kasijan Chepas (sumber: https://alchetron.com)

Noerhadi Magetsari

adalah Guru Besar Arkeologi Universitas Indonesia. Noerhadi Magetsari banyak menulis tentang Candi Borobudur. Disertasi Diktoral dari Universitas Indoensia berjudul Candi Borobudur : Rekontruksi agama dan faslafahnya. Prof. Dr. Noerhadi Magetsari